T. 190. Apa yang kita pohon dalam doa permohonan yang pertama?
J. Dalam doa permohonan yang pertama, yaitu 'Dikuduskanlah nama-Mu', kita mengakui bahwa kita dan semua orang lain sama sekali tidak mampu dan tidak mau menyembah Allah dengan sepantasnya; sekaligus berdoa memohon agar Allah oleh anugerah-Nya sudi membuat kita dan orang lain mampu dan rela mengenal, mengakui, dan menjunjung tinggi Dia dan segala gelar-Nya, sifat-Nya, pranata-pranata yang telah ditetapkan-Nya, Firman-Nya, karya-Nya dan apa saja yang Dia berkenan memakai untuk memperkenalkan diri; dan memuliakan Dia dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan. Juga, agar Dia mencegah atau menjauhkan ateisme, ketidaktahuan, penyembahan berhala, pencemaran barang apa yang kudus, dan apa saja yang bertentangan dengan kehormatan-Nya, serta mengarahkan dan mengatur segala hal demi kemuliaan-Nya sendiri, oleh pemeliharaan-Nya yang mengendalikan segala sesuatu.
- Matius 6:9.
- 2 Korintus 3:5.
- Mazmur 51:15.
- Mazmur 67:2,3.
- Mazmur 83:18.
- Mazmur 86:10-13,15.
- 2 Tesalonika 3:1.
- Mazmur 138:1-3.
- Mazmur 147:19,20.
- 2 Korintus 2:14,15.
- Mazmur 8.
- Mazmur 145.
- Mazmur 19:14.
- Mazmur 103:1.
- Filipi 1:9,11.
- Mazmur 67:1-4.
- Efesus 1:17,18.
- Mazmur 97:7.
- Mazmur 74:18,22,23.
- 2 Raja-raja 19:15,16.
- 2 Tawarikh 20:6.
- 2 Tawarikh 10-12.
- Mazmur 83.
- Mazmur 140:4,8.