T. 157. Dengan cara apa Firman Allah seharusnya dibaca?
J. Kitab Suci seharusnya dibaca dengan rasa hormat yang tinggi, dan dengan keyakinan yang teguh bahwa Kitab Suci itu adalah Firman Allah sendiri, dan bahwa hanya Dialah yang dapat membuat kita sanggup memahaminya. Kita harus membacanya dengan keinginan mengenal, mempercayai, dan menaati kehendak Allah yang dinyatakan di dalamnya; dengan rajin, dan dengan memperhatikan isi dan tujuannya. Lagi pula, pembacaannya harus disertai perenungan, pengamalan, penyangkalan diri, dan doa.
- Mazmur 19:10.
- Nehemia 8:3-10.
- Keluaran 24:7.
- 2 Tawarikh 34:27.
- Yesaya 66:2.
- 2 Petrus 1:19-21.
- Lukas 24:45.
- 2 Korintus 3:13-16.
- Ulangan 17:10,20.
- Kisah Para Rasul 17:11.
- Kisah Para Rasul 8:30,34.
- Lukas 10:26-28.
- Mazmur 1:2.
- Mazmur 119:97.
- 2 Tawarikh 24:21.
- Amsal 3:5.
- Ulangan 33:3.
- Amsal 2:1-6.
- Mazmur 119:18.
- Nehemia 7:6,8.